SBY: Serangan Terhadap Saya Terlalu Jauh & Telanjang

Dituduh Lemahkan KPK

SBY: Serangan Terhadap Saya Terlalu Jauh & Telanjang

- detikNews
Jumat, 26 Jun 2009 17:15 WIB
 SBY: Serangan Terhadap Saya Terlalu Jauh & Telanjang
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku wajib memberikan penjelasan atas berita terkait pernyataannya tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). SBY merasa berita yang bergulir bisa disalahpersepsikan dan dimanfaatkan untuk menyerang dirinya yang berkompetisi dalam Pilpres.

"Saya harus merespon serangan yang dilancarkan oleh mereka, yang dalam kompetisi ini menurut saya terlalu jauh, terlalu telanjang dan kurang proper," kata SBY dalam keterangan pers tentang berita SBY melemahkan KPK di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Jumat (26/6/2009).

Sepanjang jumpa pers, SBY memberi keterangan dengan nada suara keras. SBY yang mengenakan baju pendek warna coklat dengan logo BNN didampingi Mensesneg Hatta Rajasa dan Seskab Sudi Silalahi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi SBY sebenarnya tidak lazim sebagai presiden ia sering merespon pemberitaan media massa. Tugas dan posisi presiden dan kepala negara bukan untuk setiap saat bereaksi terhadap berita.

"Tidak lazim (presiden) tiap saat bereaksi merespon apa yang ada di media massa. Karena tidak begitu posisi kepala negara dan pemerintahan. Tapi karena isu bergulir dan keluar konteks ditambah politik masuk, saya wajib menjelaskan agar rakyat Indonesia mengerti duduk persoalannya dan tidak dibingungkan komentar yang tidak tepat," kata SBY. (iy/nrl)


Berita Terkait