"Lingkungan Jawa sudah hancur. Jawa adalah masa lalu, Sumatera adalah masa depan. Jangan sampai Sumatera jadi Jawa kedua," ujar mantan Menneg LH Emil Salim.
Emil mengatakan itu dalam acara penandatanganan MoU Penyelamatan Sumatera oleh gubernur se-Sumatera di Hotel Borobudur, Jl Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (26/6/2009).
Emil meminta, semua pihak membangun Sumatera dengan menaikkan nilai tambahnya.
"Pemekaran dalam penyebab hancurnya Sumatera, maka pola pembangunan harus berubah menjelang 2020. Kita harus berubah dari tenaga otot ke tenaga otak," jelasnya.
Emil mengungkapkan saat ini bumi telah menampung 800 miliar ton dari aktivitas manusia. Dengan diberlakukan usaha pelestarian lingkungan, 3-5 miliar ton karbon sudah berhasil dikeluarkan setiap tahun. Akan tetapi tiap tahun karbon bertambah 5 miliar ton.
"Bisa bayangkan 2020 nanti seluruh Pantai Sumatera akan tenggelam, Pulau Goodbye. Maka CO2 harus dibendung supaya pesisir Sumatera tidak tenggelam," kata dia. (nik/nrl)











































