Ini kali kedua dalam karir politik Anwar dia menghadapi dakwaan sodomi. Menurut Anwar, kedua kasus itu bermotif politik yang tujuannya untuk menghentikan dia merebut kekuasaan pemerintah.
Anwar pada Agustus 2008 lalu didakwa menyodomi mantan asistennya, Saiful Bukhari Azlan (23). Anwar telah membantah dakwaan tersebut. Anwar menuturkan, dirinya tidak yakin akan mendapat pengadilan yang adil.
Namun diingatkan pria berusia 61 tahun itu, vonis terhadap dirinya justru akan mendatangkan dukungan publik untuk menggulingkan pemerintah dalam pemilihan mendatang.
"Skenario terburuk bagi saya pribadi akan menguntungkan oposisi dan akan menjadi skenario terburuk bagi pemerintah dalam pemilihan mendatang tahun 2013," kata Anwar.
"Peluang saya jika mendapatkan pengadilan yang adil dan bebas adalah 100 persen. Tapi di bawah situasi saat ini, peluangnya menurun cepat," tutur Anwar seperti dilansir harian Straits Times , Jumat (26/6/2009).
"Tak ada yang senang masuk penjara, tapi saya akan melakukannya jika memang terpaksa... dan berharap keluar seperti pahlawan," tandas Anwar.
Anwar akan diadili pada 8 Juli mendatang. Menurut Anwar, hasil laporan medis sebuah rumah sakit pemerintah terhadap Saiful menunjukkan tak ada bukti adanya penetrasi anal. Anwar mengklaim tim pembelanya punya bukti bahwa dirinya difitnah. Bahkan Saiful diyakini telah disuap oleh pemerintah.
(ita/iy)











































