Mereka ditahan segera setelah bertemu Mousavi. Demikian menurut situs Kalemeh milik Mousavi seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (25/6/2009).
Tidak jelas kemana para profesor itu dibawa pergi.
"Mousavi melakukan pertemuan dengan para profesor negara ini , setelah itu 70 orang yang hadir dalam pertemuan itu ditangkap," demikian situs Kalemeh.
Sumber-sumber reformis mengungkapkan, ratusan aktivis pro-reformasi dan tokoh politik telah ditahan menyusul krisis pilpres Iran 12 Juni lalu. Aksi protes besar-besaran terjadi setelah pengumuman hasil pilpres yang memberikan kemenangan mutlak untuk Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad.
Mousavi yang merupakan penantang utama Ahmadinejad memprotes kemenangan rivalnya itu. Mousavi menuding pilpres tersebut diwarnai banyak kecurangan yang menguntungkan Ahmadinejad. Mousavi bahkan mendesak digelarnya pemilihan ulang. Mantan perdana menteri Iran itu juga mengimbau seluruh pendukungnya untuk terus berdemo secara damai.
(ita/iy)











































