Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Riau, AKBP Zulkifli, saat dihubungi detikcom, Kamis (25/06/2009). Menurutnya, mereka yang dicopot itu adalah, Wakasat Reskrim Poltabes Pekanbaru, AKP Wawan dan Kapolsek Rambah Rokan Hulu, AKPCB Nainggolan.
Selain dua perwira ini, Polda Riau juga mencopot jabatan lima bintara, empat di antaranya anggota Poltabes Pekanbaru dan satu bintara Polres Siak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pencopotan jabatan ini bermula dari tim Reskrim Poltabes Pekanbaru dan Polres Siak yang akan menangkap Anggiat Hutagaol, DPO perampokan PT Bangkinang pabrik karet di Pekanbaru pada 22 Mei lalu. Saat penggerebekan polisi tidak mengenali wajah Anggiat.
Saat tim melakukan penggerebakn di warung kopi, Pasar Minggu, Kandis, Kab Siak, Edikson Sianturi keluar dari warung itu. Namun dia kemudian lari karena takut dengan kedatangan polisi yang melepaskan tembakan ke udara.
Apesnya, polisi langsung menembaknya. Timah panas mengeai belakang kepala dan tembus ke wajah Edison. Pria malang itu pun tewas di tempat.
Polda Riau sempat membantah melakukan salah tembak. Mereka yakin Edikson adalah anggota komplotan perampok yang masih satu gank dengan Anggiat Hutagaol. Malah polisi mengaku menemukan senjata api di pinggang korban.
(cha/djo)











































