Pembatalan undangan itu dilakukan sebagai langkah simbolis untuk memprotes tindakan keras yang dilakukan otoritas Iran terhadap para demonstran. Demikian seperti dilansir kantor berita Reuters , Kamis (25/6/2009).
Departemen Luar Negeri (Deplu) AS tadinya telah mengundang para diplomat Iran untuk menghadiri seremoni di kedutaan-kedutaan AS di seluruh dunia. Ini pertama kalinya dalam 3 dekade diplomat-diplomat Iran diundang ke perayaan 4 Juli di kedutaan-kedutaan AS. Washington memutuskan hubungan diplomatik dengan Teheran pada tahun 1980 silam.
Undangan 4 Juli tersebut merupakan bagian dari upaya Presiden AS Barack Obama untuk mengajak Iran, seteru lama AS itu, bernegosiasi soal program nuklirnya.
Namun pembatalan undangan ini juga simbolis belaka. Sebab sejauh ini belum satu pun diplomat Iran yang memberikan respons atas undangan AS itu.
"Tidak mengherankan, berdasarkan apa yang kita lihat sedang terjadi di Teheran, tak ada yang memberikan respons," kata juru bicara Gedung Putih Robert Gibbs kepada wartawan di Washington.
"Mengingat kejadian-kejadian beberapa hari terakhir, undangan itu tak lagi berlaku," pungkasnya.
Terhadap keputusan Obama ini, Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Hillary Clinton mengirimkan instruksi ke berbagai negara yang isinya pembatalan semua undangan untuk diplomat Iran.
(ita/iy)










































