"Siapa yang tidak melanggar HAM? Tanggal 27 juli 1996, SBY saat itu sebagai kasdam, orang nomer 2 setelah Pangdam Jaya Sutiyoso yang mengurusi logistik dan pasukan," ujar Mayjen (Pur) Saurip Kadi usai disksusi Neoliberalisme di kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat (24/6/2009).
Saurip menceritakan, saat itu, memang yang bertanggung jawab penuh di lapangan adalah Pangdam Jaya. "Tapi pertanyaannya apakah saat menyiapkan logistik pasukan SBY mengajukan keberatan? Karena ada waktu untuk mengajukan keberatan delapan hari, apakah sudah dilakukan? Kalau belum, ya tanggung jawab dong," tegasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PDI di Medan) serta dibantu oleh aparat dari kepolisian dan TNI.
Peristiwa ini meluas menjadi kerusuhan di beberapa wilayah di Jakarta, khususnya di kawasan Jalan Diponegoro, Salemba, Kramat. Beberapa kendaraan dan gedung terbakar.
(fiq/ken)










































