Penangkapan ini terjadi setelah media Kalemeh Sabz (Green Word) itu ditutup oleh otoritas menyusul aksi demo di Iran memprotes hasil pilpres yang dimenangkan kembali oleh Ahmadinejad.
"Di antara mereka yang ditangkap adalah lima atau enam pegawai administrasi dan sisanya jurnalis," kata salah seorang editor Kalemeh Sabz, Alireza Beheshti kepada kantor berita AFP , Rabu (24/6/2009).
"Agen-agen yang datang ke surat kabar tidak menunjukkan surat perintah penangkapan," imbuhnya.
Kalemeh Sabz baru saja diluncurkan oleh Mousavi menjelang pilpres Iran pada 12 Juni lalu. Sebelumnya sejumlah sejumlah jurnalis dan politikus reformis telah ditangkap menyusul terpilihnya kembali Ahmadinejad.
Pemerintah Iran menuding media asing telah memprovokasi aksi protes besar-besaran yang terjadi di Iran pascapilpres. Setidaknya 17 orang telah tewas dalam aksi demo yang diwarnai kerusuhan itu. Otoritas Iran juga telah menangkap setidaknya dua reporter yang bekerja untuk outlet-outlet media AS.
(ita/iy)











































