Jakarta. Suasana itu pun tak dilewatkan si tangan-tangan jahil yang berusaha
mencopet.
Aparat Reserse Mobile (Resmob) Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya yang
turut membaur dalam keramaian langsung meciduk 3 pelaku pencopetan.
"Mereka sudah kita amankan dan sedang diproses. Pengakuan mereka, ini adalah aksi pertama kalinya," ujar Kepala Satua Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ahmad Rivai kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (24/6/2009).
Ketiga pelaku yang diketahu bernama Azwar, Erwin dan Yudi saat itu tengah
asyik menikmati konser musik di kawasan Kota, Jakarta Barat pada Senin (24/6/2009). Tak melewatkan kesempatan, ketiga pemuda yang memanfaatkan
suasana keramaian itu melakukan aksi pencopetan.
Satu persatu, barang milik korban diambil. Dompet Ronaldo yang berisi uang
tak lebih dari Rp 200 ribu, raib. Tidak hanya Ronaldo yang menjadi korban,
Dedi, penonton lainnya, juga kehilangan telepon selular (ponsel).
Namun, aksi kriminal yang dilakukan ketiga pelaku tak berlangsung lama.
Petugas yang menangkap basah aksi ketiganya, langsung menggelandang mereka ke Mapolda Metro Jaya.
Dari tangan 3 pelaku, polisi menyita barang bukti 2 ponsel dan satu dompet. Pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian.
Sementara itu, pada malam yang sama, polisi mengamankan 2 pemuda yang diduga pencopet di arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kemayoran, Jakarta Pusat. Namun, karena tidak ada barang bukti, polisi akhirnya melepas kedua pemuda itu.
Suasana keramaian seperti di PRJ, menjadi momen yang tidak akan dilewatkan
pelaku kejahatan. Untuk itu, polisi mengimbau agar masyarakat tetap waspada.
"Lebih berhati-hati di setiap tempat yang ramai. Karena suasana seperti itu
akan dimanfaatkan oleh pelaku," kata Rivai.
(mei/nwk)











































