"Jumlah kendaraan roda dua memang meningkat. Angka kecelakaan di Jakarta 70 persennya dari kendaraan roda dua," kata Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal dalam acara Pekan Nasional Keselamatan Transportasi Jalan 2009 di Theater Tanah Airku, TMII, Jakarta, Rabu (24/6/2009).
Kecelakaan roda dua ini, menurut Jusman juga disebabkan dari peningkatan jumlah kendaraan roda dua. Nantinya, lanjut Jusman, harus ada indeks angka kecelakaan sekian ribu per operasional kendaraan bermotor.
"Kalau dari UU yang baru, untuk kendaraan roda dua dan empat ada pembatasan waktu. Untuk roda empat setiap empat jam diharapkan ada istirahat. Untuk roda dua tiap dua jam ada istirahat," imbuh Menhub.
Dia menambahkan, dari segi penjualan, juga perlu diseimbangkan jumlah kendaraan yang beredar di jalan raya. Nantinya, akan ada uji emisi secara berkala untuk mengontrol jumlah kendaraan.
Fatalitas kecelakaan meningkat apa menurun? "Angka dari segi fatalitas kecelakaan yang meninggal itu menurun. Kita dari Dishub, Dephub, Diknas dan Departemen PU dan Kepolisian bersama-sama bersinergi untuk membangun infrastruktur dan sarana transportasi," janji Jusman.
Jusman juga mengimbau agar kesadaran masyarakat semakin meningkat, terutama pengguna jalan untuk lebih peduli dengan orang lain.
"Seperi kendaraan diperhatikan dengan baik, jangan sampai remnya blong, menggunakan helm standar, sabuk pengaman, dan jangan sambil nelepon sambil megang setir," pinta Jusman.
(anw/irw)











































