Di depan rumah, seng-seng setinggi 2 meter dipasang berjajar, sehingga aktivitas di dalamnya tidak begitu terlihat jelas. Di lapisan luar seng terdapat tulisan PT Imesco Dito, perusahaan yang diduga selaku kontraktor.
Itulah pemandangan proses renovasi rumah milik anggota dewan, Murdaya Poo, Rabu (24/6/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengamatan detikcom, rumah itu kini dibangun dengan gaya arsitektur modern. Dindingnya pun terlihat kokoh. Sudah tidak tampak lagi ciri-ciri bangunan kuno peninggalan kolonial Belanda.
Belum diketahui apakah rumah itu semula berlantai satu atau dua. Akan tetapi, rumah mewah tersebut diduga merupakan gabungan dari dua rumah. Sebab rumah itu mempunyai dua alamat, yakni Jl Teuku Umar No 42 dan 44.
Menurut salah satu pekerja yang enggan disebut namanya, proses renovasi sudah berjalan sekitar 3 tahun.
"Kayaknya sudah lama, kurang lebih 3 tahunan. Saya nggak tahu pasti, karena saya juga baru dan cuma mengerjakan marmer," kata dia.Β Β
Informasi yang diperoleh dari penjaga rumah, rumah itu rencananya akan dijadikan kediaman bagi keluarga Murdaya.
"Ini mau jadi tempat tinggal," jelasnya. (irw/iy)











































