Luas Vatikan hanya 44 hektar atau sepertiga kawasan Gelora Bung Karno. Akses utamanya adalah lapangan Santo Peter yang terkenal. Kalau boleh dikatakan, batas negaranya hanya berupa pagar pendek di pinggir lapangan elips ini.
Wartawan detikcom, Fitraya Ramadhanny, mengunjungi Vatikan pada Senin (8/6/2009). Pengunjung bisa datang dari segala arah menuju lapangan ini. Gereja utama Vatikan, Basilika Santo Peter yang besar, sudah menunggu mereka. Di tengah lapangan terdapat tugu Obelisk dan dua kolam air mancur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam perjalanan menuju Basilika, pengunjung akan melewati pintu menuju kediaman Paus Benediktus XVI. Pintu ini dijaga pasukan Swiss Guard. Tamu yang ingin bertemu Paus wajib melapor kepada mereka. Yang menarik tentu saja kostum mereka yang berwarna merah, biru, dan kuning seperti baju karnaval.
“Difoto boleh, foto bersama jangan,“ ujar mereka menolak sopan kepada para pengunjung wisata rohani ini.
Penunjung pun beranjak menuju Basilika. Ukurannya memang luar biasa, 220x150 meter dan tinggi menjulang 138 meter sampai ke puncak kubah. Langit-langit Basiliki dihias indah dengan ornamen emas dan lukisan.
Di dalam Basilika terdapat 80 tempat penting berupa puluhan kapel, altar, dan monumen. Namun para jemaat tidak berdoa di ruang utama basilika. Jemaat diberikan tempat khusus di Chapel of Blessed Sacrament agar tidak terganggu pengunjung yang hilir mudik.
Di tengah Basilika terdapat altar utama untuk Paus. Altar ini berhias kanopi perunggu yang disebut Baldacchino. Di bawah altar terdapat jalan menuju makam Santo Peter. Para Paus yang meninggal dimakamkan di tempat bernama Grottoes dan Necropolis di bawah Basilika.
Namun ada jenazah dari 3 Paus yang ditempatkan tersebar di Basilika. Mereka adalah Paus Innocent XI, Paus Pius X, dan Paus Johannes XXIII. Jenazah ditempatkan dalam peti kaca kedap udara. Pengunjung bisa melihat jenazah mereka yang masih awet.
Selain Basilika Santo Peter, masih ada lagi Museum Vatikan yang berisi koleksi barang-barang seni milik Vatikan. Ada juga kantor pos satu-satunya milik negara Vatikan jika anda ingin mengirim kartu pos dengan cap Vatikan. Atau jika anda ingin kembali ke Italia, cukup menyeberang jalan di depan lapangan Santo Peter.
(fay/sho)











































