"Virus ini mungkin sudah bermutasi. Pada musim gugur, virus baru hasil mutasi itu bisa menyebar ke belahan bumi utara dan kembali ke Jerman," ujar Kepala Lembaga Koch untuk Penyakit-penyakit Menular, Joerg Hacker, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (23/6/2009).
Sebelumnya, WHO telah menaikkan flu babi ke status pandemi bulan ini. Berdasarkan data terbaru, lebih dari 230 dari 52.000 orang yang terinfeksi virus ini telah meninggal, kebanyakan di AS dan Meksiko. Meski gejala flu babi bersifat ringan, namun para dokter memperingatkan bahwa virus ini bisa berubah menjadi lebih agresif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(sho/ape)











































