Hal tersebut disampaikan perwakilan keluarga Nasruddin, Andi Syamsuddin, kepada detikcom di kediaman keluarga besar Nasruddin di Jalan Daeng Tata I Blok A3, Makassar, Selasa (23/6/2009).
Surat khusus keluarga Nasruddin kepada Komisi HAM PBB, menurut Syamsuddin yang juga adik korban, berisi permintaan kepada Komisi HAM PBB agar memantau secara langsung penanganan hukum kasus tersebut. Keluarga Nasruddin juga berkeinginan kasus tersebut tidak dilupakan seperti kasus kematian aktivis HAM Munir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai hari ke-100 kematian Nasruddin, keluarga besarnya masih menyimpan tanda tanya besar atas tewasnya Nasruddin yang diduga melibatkan orang penting di negeri ini. Termasuk polemik pihak kepolisian dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus ini.Β
Berbagai cara yang sudah ditempuh oleh keluarga Nasruddin untuk mendapatkan keadilan, mulai dari membentuk tim investigasi sendiri hingga dengar pendapat dengan beberapa pihak intelijen bangsa ini.
"Sampai hari ini belum satu pun proses hukum yang menyentuh substansi kasus ini, sampai kapan keluarga kami menunggu keadilan sampai di keluarga kami," pungkas Syamsuddin.
(mna/sho)











































