"Harus sabar kalau ada bus yang ngetem, bisa semakin lama macetnya," kata Andri (28) pengendara mobil pribadi yang sedang terjebak macet di perempatan tersebut, Selasa (23/6/2009).
Terminal tidak resmi itu menempati sebagian badan jalan yang berada di depan gedung Jakarta Design Centre (JDC). Kendaraan umum ngetem untuk menunggu penumpang sebelum masuk tol dalam kota, biasanya bercampur dengan Kopaja atau mikrolet M 11 (Palmerah-Tanah Abang).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehari-hari, kemacetan dari arah Cawang mulai terasa di depan gedung DPR/MPR. Sementara dari arah sebaliknya macet mulau terlihat dari perempatan Slipi Jaya dan berlanjut hingga Grogol. Termasuk Selasa ini, pantauan macet belum juga terurai hingga pukul 18.00 WIB. Menurut polisi lalu lintas, arus kendaraan mulai cair di atas pukul 20.00 WIB.
"Harus kerja keras kalau dapat piket disini, Mas. Semua kendaraan maunya duluan," kata petugas polisi saat istirahat di kolong tol perempatan tersebut.
(Ari/sho)











































