"Kita tidak dapat menerima bila perempuan di negara kita seperti tahanan di balik jaring, dan dipotong dari segala pergaulan sosial. Itu bukan ide seperti yang bisa diterima bagi takdir wanita di Prancis," jelas Sarkozy seperti dikutip AFP, Senin (22/6/2009).
Menurut Sarkozy cadar bukan simbol agama melainkan simbol ketundukan. "Itu tidak bisa diterima di wilayah Prancis," jelas Sarkozi dalam pidatonya di hadapan para penyusun kebijakan.
Pidato Sarkozy ini datang setelah 2 minggu lalu, dia bertemu Presiden AS Barack Obama, di mana pembicaraan yang dilakukan yakni mengenai semestinya negara mengatur pakaian umat beragama. Hal ini pun mengundang kontroversi di Eropa.
(ndr/)











































