"Ini hanya pemeriksaan lanjutan. Tadi ditanya mengenai perincian uang. Persoalan pertemuan dan bantahan Wiliardi yang membantah dirinya bertemu dengan Edo," kata pengecaranya, Nyoman Rae di Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (22/6/2009).
Menurut Nyoman, Wiliardi sah-sah saja membantah pertemuannya dengan Edo di diskotek Hailai dan Cilantak Town Square. Namun polisi perlu mengkonfrontir keduanya.
"Kalau saudara Wili mengelak itu hak dia. Tapi biar jelas kita perlu konfrontir," katanya.
Lebih lanjut Nyoman mengatakan, walau Williardi membantah, namun polisi telah memiliki berbagai bukti yang menunjukkan bahwa Edo dan Willi pernah bertemu.
"Ada saksi, ada rekaman CCTV yang di Hailai juga," jelasnya
Sementara itu pengacara Edo lainnya, BMS Situmorang, mengatakan pemeriksaan kliennya adalah untuk menindaklanjuti petunjuk Kejagung 16 Juni lalu. Edo diperiksa untuk keempat kalinya di Mapolda Metro Jaya.
"Hanya untuk mendalami beberapa hal atas materi pemeriksaan tanggal 28 april, 11 mei, dan 25 mei," katanya.
Tersangka Edo beserta 4 eksekutor lainnya keluar dari ruang penyidik pukul 17.30 WIB. Dengan berpakaian baju tahanan narkoba berwarna oranye.
"Tanya aja sama penyidik," kata Edo saat ditanya perihal pemeriksaannya.
Pada saat yang sama tersangka lainnya Jerry Hermawan Lo tampak memasuki ruangan penyidik.
"Baik terima kasih," jawabnya saat ditanya soal kondisi kesehatannya.
Namun Jerry langsung tidak banyak bicara saat ditanya soal hubungannya dengan Edo. "Tanya saja sama penyidik," elaknya
Jery berperan sebagai perantara tersangka Edo dengan Williardi. Jerry teman satu organisasi dengan Edo di Forum Persatuan Anak Bangsa.
(gah/nwk)











































