"23 komputer di lantai bawah habis semua. LCD dan CPU juga kena," ucap salah seorang pengguna warnet The Patch, Samuel (20th) kepada detikcom, Senin (22/06/2009).
Samuel merupakan mahasiswa STEKPI, Jakarta Selatan, yang sering datang ke warnet The Patch. Pagi tadi ia bermaksud untuk 'online' di The Patch, namun tidak jadi karena warnet baru kerampokan.
Aksi perampokan sangat singkat. "Saya nggak tahu berapa lama. Tapi kata operatornya, operasi perampokannya sebentar, suara obrak-abriknya hanya sekitar 15 menit. Mungkin sudah ahli," jelas Samuel mengutip omongan operator The Patch.
Perampokan diduga dilakukan oleh 5-6 orang pada pukul 04.00-4.30 WIB dini hari. Setelah berhasil menggesek barang-barang, para perampok disaksikan meninggalkan warnet dengan menggunakan mobil.
(amd/iy)











































