Penutupan Bandara SSK Pekanbaru dilakukan pada pukul 06:00 WIB hingga pukul 07:35 WIB. Penutupan sekitar 90 menit ini membuat sejumlah penerbangan yang akan pergi dan datang sempat tertunda.
“Bandara kita tadi pagi sempat ditutup sekitar 1,5 jam. Ini diakibatkan jarak pandang yang sangat terbatas di bawah 500 meter,” ujar Supervisor Lalu Lintas Bandara SSK, Taslim, kepada wartawan, Senin (21/06/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sedangkan keberangkatan yang sempat tertunda yakni Mandala yang seharusnya terbang dari Pekanbaru pukul 07:00 harus berangkat pada pukul 07:35. Selain itu Air Asia juga tertunda yang seharusnya berangkat pukul 09:00 WIB menjadi pukul 10:40,” kata Taslim.
Kepala Bandara Pinang Kampai di Dumai, Edi Supiatnadi, kepada detikcom mengatakan, pihaknya sempat menutup bandara sekitar 6 jam. Penutupan ini dilakukan karena jarak pandang yang terbatas akibat kabut asap. Bandara Pinang Kampai baru dubuka kembali pada pukul 12:00 WIB.
“Sesuai jadwal seharusnya pada pukul 08:00 WIB tadi pagi dua penerbangan dari Jakarta yakni Pelita Air harusnya mendarat. Termasuk Riau Airlines dari Pekanbaru pada pukul 09:00 WIB juga harusnya mendarat. Namun karena jarak pandang, bandara kita tutup sementara selama enam jam,” kata Edi.
Akibat penutupan itu, dua penerbangan Pelita dari Jakarta menuju Dumai, terpaksa dialihkan ke Pekanbaru. Sedangkan penerbangan Riau Airlines dari Pekanbaru menuju Dumai, akhirnya dibatalkan.
“Penutupan ini tergantung pada situasi jarak pandang. Jika jarak pandang di tempat kita ini di bawah 2.000 meter, maka dengan sendirinya kita menyatakan bandara ditutup sementara,” kata Edi.
Sedangkan data dari BMG Pekanbaru, jumlah titik api hari ini mencapai 111 titik yang menyebar di empat kabupaten, yakni Bengkalis, Kampar, Rohil dan Pelalawan. Titik api ini termasuk tinggi dalam hitungan sepekan terakhir.
(cha/nrl)











































