"Semburannya masih setinggi satu meter dan air lumpurnya sudah mencapai desa Rages," kata Kepala Desa Walikukun, Asep Faturrahman kepada detikcom, Senin (22/6/2009).
Asep menyatakan, semburan itu telah merendam 3 hekter sawah yang berada di sekitar desa tersebut. "Air lumpurnya sudah ke mana-mana," katanya.
Sampai saat ini warga desa belum mengungsi. Warga masih terus memantau semburan lumpur tersebut. "Kita juga sudah mendirikan posko untuk pemantauan," katanya.
(nal/iy)











































