"Jadi pengusaha tidak tergantung latar belakang pendidikan. Buta huruf pun bisa," ujar JK.
Hal itu disampaikan JK saat memberikan sambutan dalam pelatihan kewirausahaan di Pesantren dan Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Terpadu Sahid di Pamijahan, Bogor, Jawa Barat, Senin (22/6/2009).
Capres nomor urut 3 itu menceritakan ayahnya, H. Kalla, hanya lulusan kelas tiga SD, namun bisa sukses menjadi pengusaha.
"Almarhum ayah saya lulus kelas tiga SD, tapi bisa menjadi pegusaha. Jadi pengusaha itu diperlukan keberanian untuk memulainya," imbuhnya.
JK menambahkan masuknya Islam di Indonesia pun melalui para pengusaha yang berasal dari Timur Tengah. Hal inilah yang menyebabkan Islam di Indonesia lebih moderat dibandingkan Islam di negara lain, khususnya Timur Tengah.
"Karena pada dasarnya pengusaha tidak ingin cari musuh," katanya.
(nal/iy)











































