Melalui kegiatan Kepramukaan, anggota dari berbagai daerah di Indonesia dapat saling bertukar pengetahuan tentang budaya daerah masing-masing. Sehingga pada gilirannya akan memperkuat kerekatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Penjuru saya adalah kebudayaan. Dari sektor kebudayaan kita bisa melakukan pembinaan generasi muda," kata Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik kepada wartawan usai membuka Kemah Budaya Nasional (KBN) 2009 di Bumi Perkemahan Pancer Door Pacitan, Minggu (21/6/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam perkemahan selama 5 hari, tutur Jero Wacik, peserta juga dijadwalkan secara bergiliran mengikuti kegiatan napak tilas ke sejumlah tempat bersejarah. Antara lain, rumah masa kecil Presiden SBY di Kelurahan Ploso dan Monumen Panglima Besar Jendral Sudirman di Desa Pakisbaru Kecamatan Nawangan.
"Dengan mengunjungi tempat-tempat tersebut peserta dapat meneladani jiwa kepemimpinan dan patriotisme para tokoh bangsa meskipun dengan segala keterbatasan," papar dia.
Dalam kesempatan tersebut, juga ditandatangani nota kesepahaman antara Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata dengan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka tentang Peningkatan Pemahaman Kebudayaan dan Kepariwisataan Melalui Kegiatan Kepramukaan. Tindak lanjutnya, kedua pihak sepakat menjajaki kemungkinan membentuk saka budaya dan pariwisata diluar 8 saka lain yang telah ada.
PBN berlangsung hingga 25 Juni mendatang, diikuti 839 peserta dan 126 pendamping dari 24 provinsi. Hadir pula dalam upacara pembukaan Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf dan Ketua Kwarnas Pramuka Azrul Azwar.
(gik/irw)










































