"Itu kerikil-kerikil kecil, kalau ada yang belum mendapatkan hasil ujian siswanya hanya satu atau dua sekolah berarti itu masalah dinas pendidikan masing-masing provinsi," ujar Muhajir saat dihubungi detikcom, Minggu (21/6/2009).
Dikatakan dia, jika ada sekolah di satu provinsi yang belum mendapatkan hasil ujiannya itu baru akan menjadi urusan dinas pendidikan nasional.
"Karena kita kerjasama pusat dengan daerah," tambahnya.
Menurutnya, seharusnya tidak ada masalah, karena semua hasil UN sudah dikirim ke masing-masing provinsi. Termasuk juga untuk 33 sekolah yang kemarin melakukan ujian nasional ulang.
"Hari ini serentak, termasuk di 33 sekolah yang kemarin katanya belum, itu sudah semua hari ini. Keponakan-keponakan saya yang di daerah pun mengatakan sudah. Kalau UN diakui mutunya untuk pemerataan, pasti pelaksanaannya lancar," terang Muhajir.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Oji Mahroji, mengatakan, perihal mundurnya jadwal pengumuman UN itu dikarenakan masih menunggu keputusan dari pusat.
(nvc/irw)











































