RI Berterimakasih pada Belgia dan Organisasi Internasional

Indonesia Thank the World

RI Berterimakasih pada Belgia dan Organisasi Internasional

- detikNews
Minggu, 21 Jun 2009 20:22 WIB
RI Berterimakasih pada Belgia dan Organisasi Internasional
Brussel - Presiden Yudhoyono, untuk dan atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia, menyampaikan terimakasih kepada pemerintah Belgia serta dua organisasi internasional: Medicins San Frontier (MSF) dan International Trade Union Confederation (ITUC).

Ungkapan terimakasih berupa sertifikat berjudul Indonesia Thank the World atas bantuan yang telah diberikan kepada Aceh pasca bencana tsunami (2004), itu telah diserahkan oleh Dubes RI untuk Kerajaan Belgia, Keharyapatihan Luksemburg dan Uni Eropa, Nadjib Riphat Kesoema di KBRI Brussel, 38 Boulevard de la Woluwe, 1200 (19/6/2009).

Untuk pemerintah Belgia, sertifikat diterima langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Belgia, Dirk Acthen. Sementara Wakil Direktur Umum MSF Fabienne de Leval dan Sekjen ITUC Guy Ryder mewakili organisasinya masing-masing.

Dubes Nadjib dalam pidatonya menyampaikan bahwa tsunami yang menghantam Indonesia pada 26/12/2004 dan merenggut nyawa lebih dari 200.000 orang serta membuat sekitar 500.000 orang lainnya kehilangan tempat tinggal, telah meninggalkan duka sangat dalam bagi rakyat Indonesia dan merupakan lembaran hitam bencana dalam sejarah negara.

"Kesedihan Indonesia juga merupakan kesedihan dunia. Dunia tidak tinggal diam," ujar Nadjib, seperti disampaikan Sekretaris III Pensosbud/Diplik Royhan N. Wahab kepada detikcom melalui surat elektronik hari ini.

Ditambahkan bahwa Indonesia oleh teman-teman dunia secara tulus banyak diberi dan ditawari bantuan untuk melakukan pemulihan dan rekonstruksi Aceh, yang tidak hanya memberikan bantuan bersifat sesaat, namun juga jangka menengah maupun jangka panjang.

β€œMari diingat bersama bahwa pada saat Indonesia sedang berduka dan sangat membutuhkan bantuan, anda datang. Bersama, anda berupaya membantu rakyat Indonesia mengatasi masalah yang ada,” demikian Nadjib.

Sekjen Kemlu Belgia Dirk Achten menyatakan bahwa Indonesia dan Belgia memiliki hubungan sejarah yang panjang. Indonesia merupakan negara yang penting bagi Belgia dan merupakan kewajiban sesama komunitas internasional untuk saling membantu, terutama pada saat-saat yang sulit.

Secara terpisah, Sekjen ITUC Guy Ryder dan Wakil Direktur Umum MSF Fabienne de Leval menyampaikan ungkapan terimakasihnya atas pemberian penghargaan ini. Komitmen untuk tetap dan terus membantu Aceh merupakan komitmen yang terus akan dilakukan hingga Aceh benar-benar dirasakan mampu untuk berdiri sendiri.

Pemerintah Belgia telah memberi bantuan lebih dari EUR15 juta, baik secara langsung maupun melalui badan-badan internasional terkait lainnya dalam rangka membantu rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh pasca tsunami.

Menurut Sekretaris III Pensosbud/Diplik Royhan N. Wahab, bantuan ini belum termasuk bantuan-bantuan konvensional Belgia lainnya kepada Indonesia sejak dibukanya hubungan diplomatik kedua negara.

"Bantuan yang diberikan Belgia kepada Indonesia merupakan bukti berjalannya hubungan baik di antara kedua negara," demikian Roy.

(es/es)


Berita Terkait