"Seharusnya dia (Henky) sepaket dengan Hari Sabano," ujar mantan wakil ketua KPK Erry Riyana Hardjapamekas kepada detikcom, Sabtu (20/6/2009) malam.
Henky ditangkap KPK di rumahnya yang terletak di kawasan elit Pondok Indah. Tanpa ada perlawanan, Henky langsung diringkus KPK. Kini pria tersebut mendekam di tahanan Polda Metro Jaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari Sabarno disebut-sebut telah memerintahkan mantan dirjen Otda Oentarto S Mawardi mengeluarkan radiogram ke beberapa pemda se-Indonesia. Radiogram ini mengharuskan pejabat daerah menunjuk langsung perusahaan Hengky menjadi rekanan proyek damkar.
Namun menurut KPK, pihaknya tidak bisa serta merta langsung menjadikan Hari sebagai tersangka. Masih diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk kasus ini.
"Kita masih harus memeriksa beberapa saksi dulu." kata wakil ketua KPK Chandra M Hamzah saat jumpa pers mengenai penangkapan Henky, 20 Juni kemarin.
(mok/mok)











































