Petugas Pemadam Kebakaran (P2K) Kota Medan Hasugian mengatakan, api mulai terlihat membesar sekitar pukul 11.30 WIB. Sejumlah material dalam ruko yang merupakan bahan mudah terbakar, membuat api cepat menjalar.Β Api dapat dipadamkan satu jam setelah petugas tiba di lokasi kejadian.
"Dugaan sementara, api dari hubungan arus pendek listrik," kata Hasugian.
Dalam peristiwa ini, Fedrik, akhirnya tewas. Saat api menyala, bocah berusia sembilan tahun ini terperangkap di lantai dua. Dia ditemukan tergeletak di bawah tempat tidur dalam keadaan sekarat. Anak pasangan Aheng dan Imei ini diselamatkan warga dengan menerobos kobaran api. Sang bocah berhasil diturunkan lewat jendela di lantai dua.
Joko, warga yang menyelamatkan sang bocah mengatakan, saat ditemukan, tubuh Fedrik tidak bergerak lagi. Namun nadi sang bocah masih berdenyut, meski terasa pelan. Tetapi karena kondisinya yang kritis, korban akhirnya meninggal dunia di Gleni Hospital, Jl. Listrik, Medan.
Kebakaran ini sempat menarik perhatian warga sekitar, termasuk pengendara yang sedang melintas di lokasi kejadian. Akibatnya, kemacetan parah terjadi di Jl. Tanjung
Raya Medan.
(rul/gah)











































