Sultan tiba di Lapas Sleman di Cebongan Sleman, Sabtu (20/6/2009) sekitar pukul 08.30 WIB. Dia langsung diterima Kalapas Muhtar Sarbini. Dengan dikawal sejumlah petugas lapas, Sultan langsung masuk ke dalam. Sedang para wartawan tidak diperbolehkan masuk dan hanya menunggu di luar.
"Maaf, mohon menunggu di luar hingga kunjungan selesai," kata salah seorang petugas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kunjungan biasa, ndak ada apa-apa. Hanya koordinasi setelah ditahan dan memberikan dukungan psikologis saja. surat dari mendagri juga belum saya terima," jawab Sultan singkat.
Di tempat itu Ibnu juga satu sel dengan mantan Ketua DPRD Sleman, Jarot Subianto, terpidana kasus yang sama yakni korupsi buku ajar Sleman.
Sebelumnya pada hari Jumat kemarin, Walikota Yogya Herry Zudianto, Bupati Bantul Idham Samawi, Bupati Kulonprogo Toyo S. Dipo, Bupati Gunungkidul dan Sekda Sleman Soetrisno mengunjungi Ibnu. Kunjungan itu dilakukan setelah Gubernur DIY melakukan rapat koordinasi bersama Wakil Bupati Sleman, Sri Purnomo mengenai jalannya roda pemerintahan agar tetap berjalan dan pembagian tugas.
Pada hari ini, Sultan sebagai Gubernur DIY mengunjungi bupati dari PDIP itu di Lapas Sleman. Ibnu akan menjalani persidangan kasus dugaan korupsi buku ajar senilai Rp 12,5 miliar setiap hari Kamis di Pengadilan Negeri (PN) Sleman.
(bgs/gah)











































