Harga Diri Menjadi Pemicu Kekesalan Antasari pada Nasrudin

Harga Diri Menjadi Pemicu Kekesalan Antasari pada Nasrudin

- detikNews
Jumat, 19 Jun 2009 16:26 WIB
Harga Diri Menjadi Pemicu Kekesalan Antasari pada Nasrudin
Jakarta - Polisi memastikan motif di balik pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen hanyalah karena persoalan hubungan asmara antara tersangka Antasari Azhar dan istri Nasrudin, Rhani Juliani. Harga diri menjadi pemicu kekesalan Antasari terhadap Nasrudin.

"Sekarang kalau seorang laki-laki dan perempuan di dalam kamar berdua ngapain sih? Ini sudah masuki harga diri, dia (Antasari) sering diteror," ujar perwira di Polda Metro Jaya, yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan.

Namun, saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol M Iriawan, enggan berkomentar. Hanya saja menurutnya, semuanya dapat dilihat dari fakta yang ada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya bisa dilihat, dia sampai menyadap telepon Rhani dan Nasrudin kan? Kalian bisa menafsirkannya sendiri," kata Iriawan saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Jum'at (19/6/2009).

Pasca terpergoknya Antasari dan Rhani di dalam Kamar 802 Hotel Gran Mahakam, Jakarta Selatan tahun 2008 lalu, Antasari kerap menerima teror. Bahkan teror tersebut sampai ke istri Antasari, Ida Laksmiwati.

Sebagai pejabat, dia tak ingin harga dirinya hancur akibat teror Nasrudin. Antasari pun kemudian menyampaikan teror tersebut ke Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri. Tidak hanya itu saja, Antasari ternyata menyuruh anak buahnya di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyadap telepon Nasrudin dan Rhani.
(mei/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini