Demikian disampaikan Departemen Luar Negeri (Deplu) AS seperti dilansir kantor berita Reuters , Jumat (19/6/2009).
Hillary terjatuh pada Rabu, 17 Juni waktu setempat saat akan menuju Gedung Putih. Istri mantan Presiden AS Bill Clinton itu tersandung dan jatuh di basement Deplu AS saat akan menuju Gedung Putih untuk sebuah pertemuan.
Akibatnya, siku kanan Hillary patah dan sempat dirawat di rumah sakit terdekat. Namun pada Rabu, 17 Juni malam waktu setempat, Hillary dibolehkan pulang ke rumah.
Akan tetapi Hillary masih harus menjalani operasi pekan depan untuk menyembuhkan sikunya. Demikian disampaikan juru bicara Deplu AS P.J. Crowley.
"Dia jelas masih dalam perawatan medis selama beberapa hari mendatang," kata Crowley. "Tapi dia bersemangat. Dia tetap menjadi Menlu dan dia bekerja dari rumah," imbuhnya.
Semua jadwal rapat Hillary untuk Kamis, 18 Juni waktu setempat telah dibatalkan. Belum jelas bagaimana dengan rencana kunjungannya ke luar negeri pekan depan.
"Pastinya kami harus menjadwalkan dan melaksanakan operasi dan baru kemudian kami akan menelaah (soal kunjungan itu)," tandas Crowley.
Pekan depan Hillary dijadwalkan pergi ke Trieste, Italia untuk pertemuan para Menlu G-8 dan menghadiri konferensi mengenai Afghanistan. Hillary juga akan pergi ke Corfu, Yunani untuk pertemuan Organization for Security and Cooperation di ropa pada 27-28 Juni.
(ita/iy)











































