"Ada gangguan sinyal di meja pelayanan, sehingga tidak bisa memonitor perjalanan kereta dari Stasiun Jatinegara," ujar Kahumas Daops I PT KA Akhmad Sujadi pada detikcom, Jumat (19/6/2009) pukul 09.15 WIB.
Akibat hal tersebut pengaturan perjalanan kereta dilakukan dengan manual yaitu dengan menarik tuas atau diengkol. Hal tentu saja membuat proses semakin lama dan perjalanan kereta menjadi terganggu.
"Kereta yang melalui Stasiun Jatinegara baik datang maupun pergi terlambat 30-60 menit," tambah Sujadi.
Sujadi mengakui kerusakan itu bukan kali pertama terjadi. Banyak faktor yang menjadi penyebab.
"Sampah juga mempengaruhi sinyal, karena dengan sampah membuat hubungan sinyal satu rel sambungan dengan sambungan lain tidak nyambung," jelasnya.
Β
Hingga kini kereta komuter maupun antarkota yang melewati Jatinegara masih terganggu. "Kami sedang mencoba memperbaikinya, mudah-mudahan cepat selesai," ujar Sujadi.
(her/nrl)











































