Pengamat: BPK Kuat Bila Ketuanya Berani

Rekruitmen BPK

Pengamat: BPK Kuat Bila Ketuanya Berani

- detikNews
Kamis, 18 Jun 2009 20:13 WIB
Jakarta - Sebagai lembaga yang mengaudit keuangan negara dan berfungsi sebagai lembaga supremasi hukum, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) harus kuat. Oleh sebab itu, lembaga ini harus dipimpin oleh ketua yang kuat dan tegas, sehingga tidak mudah diintervensi.

"BPK sebagai instansi yang menangani kasus besar, jadi kalau ketuanya tidak berani, maka akan menjadi kelemahan BPK sendiri," kata pengamat ekonomi dari Intercafe, Imam Sugema, yang dihubungi wartawan di Jakarta, Kamisย  (18/6/2009).

Menurut Imam, figur kandidat Ketua BPK juga harus memiliki kapasitas untuk menentukan kebijakan audit, sehingga bisa mengubah fungsi lembaga itu secara signifikan. Karenanya, para kandidat ketua dan anggotanya harus memiliki integritas dan tata kelola pemerintahan yang tinggi, pengalaman dalam memimpin instansi pemerintah serta mengerti, memahami dan pengalaman di bidang audit keuangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang paling penting, Ketua BPK harus mampu membaca dan melakukan audit terhadap ribuan triliun duit negara yang tersebar di berbagai instansi pemerintah," jelasnya.

Seperti diketahui, sudah ada sekitar 51 orang yang mendaftarkan diri sebagai kandidat ketua dan anggota BPK di Komisi XI DPR. Namun, kesemua calon yang mendaftar itu dipertanyakan integritasnya oleh Indonesia Corruption Watchย  (ICW), karena ada yang terlibat berbagai kasus, seperti korupsi dan suap.

Sedangkan, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Marwan Batubara berpendapat, seleksi yang dilakukan secara tertutup dan terburu-buru hanya untuk bagi-bagi kekuasaan ketimbang menjalankan prinsip good governance. Sebelumnya Direktur Eksekutif Setara, Hendardi juga meminta agar dalam seleksi ini juga dilakukan uji kompetensi selain uji kelayakan dan administrasi.

(zal/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads