ditegur, bukannya memberi jawaban santun melainkan menodong pistol.
"Saya sapa baik-baik, mungkin sedang mencari alamat eh malah nodong pistol," kataย Waud (30) satpam perumahan komples Migas, Jl Srengseng Raya, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (18/6/2009).
Adalah Sartob Sumbag alias Rico (35), si koboi amburadul tersebut. Rico mengacungkan pistol senpi jenis FN kaliber 9 mm di depan Waud. Belakangan,
diketahui Rico tidak mengantongi izin memilik senjata mematikan tersebut.
"Malah ngaku dari Reskrim Polres Jakbar. Saya nggak percaya. Setelah orangnya pergi, saya lapor polisi untuk dicek," imbuh Waud yang sempat mencatat nopol kendaraan pelaku.
Benar saja. Saat diciduk polisi dari Polsek Kembangan, Rico hanyalah polisi
gadungan. Ia mengaku menenteng senjata untuk rasa aman saja. Pun demikian, polisi akan mengusut kasus kepemilikan senpi tidak berizin hingga tuntas.
"Cuma untuk gagah-gagahan dan rasa aman. Kita tindaklanjuti kepemilikan
senjata tidak sah," ucap Kepala Unit Reserse Kepolisian Sektor Kembangan
Inspektur Satu Alexander.
(Ari/anw)











































