Suripto: Itu Bagian dari Silent Operation

Pembunuhan Nasrudin

Suripto: Itu Bagian dari Silent Operation

- detikNews
Kamis, 18 Jun 2009 14:18 WIB
Suripto: Itu Bagian dari Silent Operation
Jakarta - Mantan salah satu Direktur BAKIN, Suripto bicara soal kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen. Menurutnya, pembunuhan Nasrudin itu adalah bagian dari silent operation (operasi bawah tanah).

"Kalau pakai bahasa intelijen, intelijen itu kan suatu rencana yang tidak diumumkan di luar. Kalau saya melihat itu (pembunuhan Nasrudin) bagian dari crime estimate operation atau silent operation," kata Suripto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2009).

Mengingat tersangka Antasari pernah melaporkan ancaman Nasrudin ke Kapolri yang kemudian dilanjutkan dengan membentuk Tim 7 untuk mencari Nasrudin. Suripto melanjutkan, dalam kasus ini polisi harus berhati-hati. Polisi harus mencari tahu terlebih dahulu apakah pembunuhan tersebut adalah bagian dari konspirasi besar atau bukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalo menurut saya harus dijawab dulu tentang rencana pembunuhannya, apakah rencana itu disusun sebelum dibentuk Tim 7 atau sesudahnya. Kalau itu dirancang sesudahnya, ada kemungkinan konspirasi. Kalau belum, bisa saja rencana pembunuhan itu baru disusun setelah tim 7. Tapi ini hanya analisa saja," jelasnya.

Lebih jauh Suripto mengatakan, jika memang pembunuhan Nasrudin itu adalah sebuah konspirasi besar, berarti ada Master Mind yang bermain dalam konspirasi tersebut. Konspirasi tersebut dilakukan untuk menumbangkan Antasari sebagai Ketua KPK.

"Sekarang kita lihat, pihak-pihak mana yang merasa terganggu atau terusik dengan langkah-langkah KPK," pungkasnya.
(mei/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads