Peristiwa tersebut terjadi Kamis dinihari. Saat itu, Lasut sedang mencari teman kencan. Ia pun memacu kendaraan roda dua menyusuri Jl Bekasi Timur, Jakarta Timur.
Di tepi rel kereta tidak jauh dari LP Cipinang, ia hentikan kendaraanya. Mata genit Lasut melihat Else, waria yang cukup menarik hatinya. Tidak menunggu lama, kesepakatan pun jadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai kencan, handphone di saku celana yang dipelorotkan sampai mata kaki, tidak ada. Lasut menuduh Else berkongsi dengan teman warianya, Mala, untuk mencuri handphone miliknya.
"Mala datang di saat-saat akhir. Saya cuekin eh ternyata pencuri," imbuh Lasut.
Mala dan Else pun mengakui perbuatannya usai diciduk polisi Kamis menjelang siang. Keduanya mengaku butuh uang untuk foya-foya dan membeli bedak baru.
"Biasalah, namanya juga nyari rezeki. Butuh bedak baru," kelit Mala dan Else.
(Ari/nrl)











































