Priska, perempuan 30 tahun ini adalah istri seorang polisi berpangkat Briptu. Selama menikah selama 6 tahun, Priska mengaku terus-terusan diperlakukan buruk oleh suaminya sendiri.
"Dia menendang, menjambak, menghina dan tidak pernah menafkahi," kata Priska saat menggelar jumpa pers di LBH Apik, Matraman, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pernah ditelanjangi untuk mendapat kartu sim card yang saya simpan di mulut saya. Di kartu itu ada SMS bukti selingkuhan," kata Priska.
Tak tahan dengan perlakuan itu, Priska pun melaporkan suaminya ke Propos. Namun Priska mengaku tidak mendapat perlindungan apapun.
"Saya ke Provos tapi saya disuruh lapor ke Polda Metro Jaya, tapi di Polda saya disuruh ke atasan langsung. Akhirnya dari Polsek saya malah disuruh ke Mabes Polri. Saya bingung mau ke mana," kata Priska.
Priska mengatakan, saat ini dirinya masih menunggu suaminya diproses secara hukum. Hingga kini, suaminya masih bekerja seperti biasa. Dia berharap, LBH Apik dapat membantunya mendapat keadilan.
(Ari/ken)











































