Pesawat Sudah Hancur di Udara Sebelum Jatuh

Tragedi Air France

Pesawat Sudah Hancur di Udara Sebelum Jatuh

- detikNews
Kamis, 18 Jun 2009 10:16 WIB
Pesawat Sudah Hancur di Udara Sebelum Jatuh
Paris - Penyebab jatuhnya pesawat Air France ke Lautan Atlantik masih misterius. Namun kini bukti-bukti mendukung dugaan bahwa pesawat Airbus A330 itu telah hancur di udara sebelum jatuh ke Atlantik.

Dugaan itu didapat dari hasil otopsi para jenazah korban yang berhasil ditemukan. Hasil otopsi menunjukkan adanya patahan tulang atau retak pada kaki, paha dan lengan para korban tragedi Air France. Dugaan ini diperkuat pula dengan ditemukannya serpihan besar pesawat yang ditemukan di Atlantik.

Sejauh ini lebih dari 400 keping serpihan pesawat telah ditemukan dari Atlantik. Dengan temuan itu, para penyidik Prancis optimistis untuk menemukan penyebab jatuhnya pesawat Air France.

"Kami saat ini dalam situasi yang sedikit lebih menguntungkan daripada hari-hari pertama," kata Paul-Louis Arslanian, yang memimpin badan investigasi kecelakaan udara Prancis, BEA.

"Kami bisa bilang kini ketidakpastian sedikit berkurang, jadi ada lebih banyak optimisme... namun saat ini masih prematur untuk mengatakan apa yang terjadi," imbuh Arslanian pada konferensi pers seperti dilansir kantor berita AFP , Kamis (18/6/2009).

Menurut sejumlah penyidik yang dirahasiakan namanya, dari hasil otopsi, patahan tulang atau retak ditemukan pada beberapa dari 50 jasad korban yang telah ditemukan sejauh ini.

"Biasanya, jika kita menemukan tubuh-tubuh yang utuh dan banyak patah tulang: patah lengan, kaki, paha, itu indikator yang bagus pesawat hancur saat masih mengudara," kata Frank Ciacco, mantan pakar forensik di US National Transportation Safety Board.

"Apalagi jika kita juga menemukan patahan besar pesawat," imbuhnya.

Adanya patahan tulang pada korban pertama kali diberitakan oleh surat kabar Brasil,Β  O Estado de S. Paulo, yang mengutip penyidik-penyidik. Media tersebut memberitakan, beberapa korban ditemukan tanpa atau sedikit pakaian dan tidak ada tanda-tanda luka bakar.

Temuan korban tanpa pakaian itu punya arti besar. Demikian menurut Jack Casey, konsultan keselamatan aviasi di Washington, AS. "Dalam situasi hancur di udara seperti yang kita duga di sini, pakaian-pakaian itu terlempar begitu saja," pungkasnya.

Pesawat Air France bernomor penerbangan 447 jatuh ke Atlantik pada 31 Mei lalu. Sebanyak 228 orang di dalamnya tewas.

(ita/nrl)


Berita Terkait