Demikian menurut survei baru yang dilakukan Wall Street Journal/Televisi NBC dan dilansir kantor berita AFP , Kamis (18/6/2009).
Menurut survei tersebut, 52 persen responden menentang penutupan kamp Guantanamo. Sedangkan 39 persen mendukung penutupan. Polling ini dilakukan hampir 5 bulan setelah Obama terpilih menjadi presiden.
Selain itu, sebanyak 56 persen mengatakan mereka menentang intervensi finansial yang dilakukan pemerintahan Obama untuk menyelamatkan produsen otomotif General Motors. Sedangkan 35 persen mendukungnya. Sebanyak 69 persen mengatakan mereka punya kekhawatiran soal upaya penyelamatan General Motors.
Dalam polling itu, sekitar 48 persen mendukung larangan Obama terhadap praktek interogasi kasar yang banyak dipandang sebagai penyiksaan. Sedangkan 41 persen menentangnya.
Menurut hasil survei tersebut, rating dukungan atas performa kerja Obama telah turun menjadi 56 persen. Padahal sebelumnya pada April lalu, Obama meraih 61 persen dukungan. Di kalangan pemilih independen, rating dukungan terhadap Obama yang semula 60 persen kini turun menjadi 46 persen.
(ita/nrl)










































