Yusril: Penunjukan PT SRD Dibahas di Level Bawah

Korupsi Sisminbakum

Yusril: Penunjukan PT SRD Dibahas di Level Bawah

- detikNews
Rabu, 17 Jun 2009 15:44 WIB
Yusril: Penunjukan PT SRD Dibahas di Level Bawah
Jakarta - Mantan Menteri Kehakiman dan HAM Yusril Ihza Mahendra berdalih kerjasama antara Koperasi Pengayoman Pegawai Depkum HAM (KPPDK) dengan PT Sarana Rekatama Dinamika (SRD) berdasarkan penunjukan langsung. Penunjukan PT SRD karena sulit mendapatkan investor.

"Jadi pembahasan sudah berlangsung lama. Saat itu tidak mudah mencari investor. Pada saat itu krisis sedang parah-parahnya. Selain itu APBN yang ada masih anggaran dari pemerintahan yang sebelumnya saat Presiden Habibie, jadi proyek ini belum dianggarkan," ujar Yusril.

Yusril mengatakan itu saat memberikan kesaksian atas sidang terdakwa kasus dugaan korupsi Sisminbakum, Romli Atmasasmita, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Rabu (17/6/2009).

Menurut Yusril, pemerintahan era Gus Dur masih terikat dengan IMF. Yusril juga menyerahkan pada unit kerja terkait (Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum/AHU) bila ada perusahaan yang berminat pada Sisminbakum.

"Saya sebagai ketua koperasi ditunjuk untuk kerjasama dan diminta persetujuannya. Karena sudah dibicarakan kepada unit terkait kemudian saya setujui," terangnya.

"Siapa yang beri masukan untuk penunjukan PT SRD?" tanya hakim Syahrial Sidik.

"Pembahasan itu tentu sudah matang di level bawah. Setelah itu baru sampai ke saya," kata Yusril.

Yusril mengaku pernah bertemu dengan Komisaris Utama PT SRD Gerald Yakobus. "Saat itu saya nggak tahu dia minta ketemu untuk ikut dalam proyek. Saya bilang silakan saja dibicarakan," tegasnya.

Mendengar ini terdakwa Romli mempertanyakan pernyataan Yusril. "Menyerahkan pihak swasta kepada Koperasi dan Dirjen AHU, saya  tidak pernah mendengar itu," kata Romli.

"Itu kan hasil sidang kabinet. Bahwa kita buka siapa saja yang mau kerjasama," jawab Yusril.

(nik/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads