"Ini murni ada arus pendek. Tidak ada kelalaian dan lain-lain," kata BHD usai acara Dies Natalis ke-63 Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan Wisuda Sarjana Ilmu Kepolisian angkatan 50, 51, 52, di Auditorium PTIK, Jl Tirtayasa Raya, Jakarta Selatan, Rabu (17/6/2009).
Dikatakan BHD, ledakan itu terjadi di gedung simulasi bahan peledak, bukan gudang amunisi atau pun gudang mesiu milik Brimob. Bangunan dengan ukuran 5 X 20 meter itu memang sudah tua.
"Yang terjadi adalah ledakan di ruang simulasi tempat latihan yang memang merupakan bangunan tua. Di sana ada alat-alat peraga, ada campuran mercon dan lain-lain untuk latihan," kata Kapolri.
(irw/nrl)











































