"Itu kan asrama Brimob, tentunya pimpinan Polri akan memperhatikan," ujar Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Sulistyo Ishak.
Sulistyo menyampaikan hal itu di sela-sela acara Dies Natalis ke-63 PTIK dan Wisuda Sarjana Ilmu Kepolisian Angkatan 50, 51 dan 52 di Gedung PTIK, Jl Tirtayasa Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (17/6/2009).
Menurut Sulistyo, Polri sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu dilakukan juga keterangan dari pihak-pihak terkait.
"Unit Laboratorium Forensik sejak pukul 07.15 WIB sudah melakukan olah TKP. Nantinya fakta di lapangan akan kita informasikan," katanya.
Sulistyo mengungkapkan, gedung yang terbakar untuk simulasi penjinak bahan peledak (jihandak). Ruangan itu tidak didesain khusus untuk simulasi.
"Yang dipakai idealnya gedung yang representatif. Ada standar tertentu namun ini kan darurat," belanya.
Ledakan terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Ledakan ini mengakibatkan kaca-kaca rumah warga di sekitar Mako Brimob pecah. Warga dibuat terkejut.
(nik/iy)










































