Demikian disampaikan Walikota Sawahlunto Amran Nur kepada detikcom melalui telepon, Selasa (16/6/2009) malam. Meski demikian, pihaknya memperkirakan jumlah korban meledaknya tambang tersebut berkisar antara 24-30 orang.
“Hingga sore tadi 9 korban tewas sudah berhasil dievakuasi dan masih banyak yang terperangkap dalam lubang tambang. Petugas hingga malam ini terus melakukan proses evakuasi meski berkemungkinan besar seluruh korban yang masih terperangkap sudah meninggal,” ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya baru saja kembali dari lokasi kejadian. Informasi yang saya dapat, ledakannya saat kejadian menimbulkan semburan api hingga ketinggian 100 meter ke samping dan ke atas lubang galian. 8 Pekerja yang saat itu berada di mulut lubang tambang mengalami luka-luka,” tukasnya.
(yon/lrn)










































