Danny Timpakan Kesalahan ke Wahyu Kurnia

Korupsi Damkar

Danny Timpakan Kesalahan ke Wahyu Kurnia

- detikNews
Selasa, 16 Jun 2009 16:58 WIB
Jakarta - Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan tidak pernah merasa menunjuk langsung rekanan untuk pengadaan alat-alat berat di Pemprov Jabar. Itu merupakan gagasan Kabiro Perencanaan pemprov Wahyu Kurnia.

"Penentuan harga dan metode penunjukan langsung adalah hasil kajian Kabiro Perlengkapan Wahyu Kurnia," kata Danny.

Danny mengungkapkan itu saat membacakan pembelaan pribadinya di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Selasa (16/6/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di tahun 2003 dan 2004, Pemprov Jabar mengadakan pembelian beberapa alat berat. Di antaranya adalah mobil damkar, stoom walls, mobil ambulans serta dump truck.

Untuk menjalankannya, beberapa perusahaan ditunjuk langsung oleh pemprov yaitu PT Istana Sarana Raya, PT Setiajaya Mobilindo, dan Tractor Nusantara.

KPK menilai total kerugian negara akibat proyek pengadaan ini mencapai Rp 72 miliar. Danny sendiri telah mengembalikan uang kepada KPK sebesar Rp 2,7 miliar.

Menurut Danny, selaku gubernur, dirinya tidak pernah memerintahkan panitia pengadaan barang untuk melakukan metode penunjukan langsung.

"Itu bukan gagasan saya," tegasnya.

(mok/nrl)


Berita Terkait