Hal tersebut disampaikan Wali Nagari Pala Lua yang bertetangga dengan Nagari Limo Koto, Jarlis, kepada detikcom melalui telepon, Selasa (16/6/2009). Menurutnya, tiga korban tewas dengan tubuh hangus itu kini berada di Puskesmas Tanjung Ampalu.
"Berdasarkan daftar, ada 30 orang yang berada dalam lubang tambang saat ledakan terjadi. Sejauh ini baru tiga orang yang berhasil dikeluarkan dan dibawa ke puskesmas Ampalu," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kejadian seperti ini sudah beberapakali terjadi, namun kali ini relatif lebih besar. Sebelumnya korban tewas berkisar antara 5 sampai 8 orang," kata dia.
Jumlah korban dalam peristiwa ini memang masih simpang siur. Sebelumnya Departemen Kesehatan (Depkes) menyatakan 5 orang tewas dan 40 lainnya masih dalam pencarian.
(yon/djo)











































