Bacakan Pledoi, Erry Fuad Menangis

Korupsi Depnakertrans

Bacakan Pledoi, Erry Fuad Menangis

- detikNews
Selasa, 16 Jun 2009 13:59 WIB
Jakarta - Suasana haru terjadi di Pengadilan Tipikor saat Direktur CV Dareta Erry Fuad membacakan pembelaan pribadinya. Erry menangis tersedu-sedu ketika bercerita mengenai keluarganya.

"Untuk Mas Rudi suamiku, terima kasih atas kesabaran Papa. Doakan Mama agar dapat bebas dari penjara," ujar Erry tertunduk lesu.

Erry menceritakan beban yang harus dirasakannya selama 8 bulan di penjara. Erry tidak lagi bisa menemani tiga anaknya.

Erry bahkan harus berbohong kepada anaknya yang paling kecil. "Shifra (4) sayang, mama sedang sekolah di Pondok Bambu dan gurunya galak-galak tidak pernah kasih libur. Nanti setelah mama lulus, kita bisa pergi jalan-jalan lagi," kata Erry.

Seluruh pengunjung sidang yang mendengarkan di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Selasa (16/6/2009) terdiam. Tidak terkecuali majelis hakim dan jaksa. Bahkan ada pengunjung sidang yang sempat meneteskan air mata.

Erry mengaku stres berat menjelang vonis yang akan dihadapi. Beruntung kuasa hukumnya terus menguatkan Erry untuk menghadapi cobaan ini.

"Pengacara saya beritahu saya mengapa seragam hakim ada dasi putih. Itu
menandakan ada hati nuraninya," ujar Erry menirukan ucapan kuasa hukumnya.

Di akhir pembelaannya, Erry pun meminta maaf atas kekhilafannya. "Ampun yang mulia, sungguh saya tidak kuat lagi. Hamba bersumpah tidak akan jadi orang bodoh lagi," sesalnya dengan air mata yang terus mengalir.

(mok/aan)


Berita Terkait