Dua Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kebakaran Depo Elpiji Makassar

Dua Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka

- detikNews
Selasa, 16 Jun 2009 12:20 WIB
Dua Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka
Makassar - Polisi terus melakukan penyelidikan kasus terbakarnya depo elipiji Pertamina Makassar. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polwiltabes Makassar, AKBP Heri Riyadi, saat dihubungi detikcom melalui telepon, Selasa (16/6/2009).

"Dua orang sudah kita tetapkan sebagai tersangka yakni Ib dan Su. Masing-masing sopir dan kenek truk tangki," ujar Heri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Heri menjelaskan, keduanya dinilai lalai karena meninggalkan mobil tanki yang sedang melakukan pengisian elpiji. Saat ditinggalkan, mobil tersebut mundur sehingga menyebabkan selang pengisian elipji rusak dan menimbulkan kebakaran.

Tinjau Lokasi

Ditemui terpisah Vice President Corporate Communication Pertamina, Basuki Trikora Putra, mengatakan Pertamina hari ini mendatangkan tim pemeriksa dari pusat. Tim ini akan meninjau langsung depo elpiji Pertamina yang terletak di kawasan Pelabuhan Makassar.
Β 
"Tim ini akan memeriksa sarana dan fasilitas mana yang masih bisa digunakan atau tidak. Jadi kita masih melakukan inventarisir besar kerugian akibat kejadian ini. Dan hal ini membutuhkan waktu yang tidak pendek," ujar Basuki di kantor unit pemasaran BBM dan retail region VII Pertamina Makassar.

Basuki menambahkan, Pertamina juga sudah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi kelangkaan elpiji di Makassar. Salah satunya adalah dengan mendatangkan stock elpiji 12 kg dan mobil skid tank berkapasitas 8 ton dari Surabaya.

"Jumlah stok tabung gas yang akan didatangkan masih akan dikoordinasi dengan pihak manajemen gas domestik di Makassar," ujar Basuki.

Pantauan detikcom di beberapa agen elpiji di Makassar masih tampak normal. Salah satunya agen elpiji PT Sarana Gas Utama yang berlokasi di Jl Bandang, Makassar. Di tempat ini stok dan kegiatan penyaluran elpiji berjalan seperti biasa.

(mna/djo)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads