Qais Azimy dan Hamedullah Shah telah ditahan otoritas Afghan sejak Minggu, 14 Juni lalu. Al-Jazeera pun menyerukan pembebasan segera kedua orang itu. Tidak jelas alasan keduanya ditangkap.
Demikian disampaikan Al-Jazeera seperti dilansir kantor berita Reuters , Selasa (16/6/2009).
Namun sebelumnya diberitakan, Al-Jazeera memperlihatkan pertemuan Azimy dengan para pejuang Taliban. Azimy juga mewawancarai seorang komandan Taliban yang mengaku membawahi ratusan pria dan memiliki 12 pengebom bunuh diri yang siap beraksi.
Otoritas Afghan kemungkinan marah dengan berita itu. Demikian diungkapkan koresponden Al-Jazeera David Chater dalam statemenya.
"Kami tidak tahu mengapa mereka dibawa. Kami tidak tahu apa yang dituduhkan pada mereka, kalaupun mereka dikenai tuduhan," tutur Chater. "Kami tidak tahu mengapa mereka diinterogasi, kalau memang benar mereka sedang diinterogasi," pungkasnya.
(ita/nrl)











































