Seperti dilaporkan Reuters, Senin (15/6/2009), para militan Islamic Basij menembak mati seorang demonstran dan melukai yang lainnya saat bangunan mereka dirusak oleh para demonstran. Basij merupakan para relawan paramiliter yang loyal terhadap Ayatullah Ali Khamenei yang merupakan pemimpin tertinggi Iran.
Seorang fotografer Iran di lokasi kejadian menjadi saksi mata penembakan tersebut. Saat itu tengah berlangsung demonstrasi oleh puluhan ribu orang di ibukota Iran, Tehran. Selain itu suara tembakan juga terdengar di 3 distrik di daerah utara Tehran.
Selama 2 hari demonstrasi berlangsung, tentara Iran telah menembak ke udara sebagai tanda peringatan. Mereka juga menggunakan tongkat untuk memukuli para demonstran yang telah melempari polisi dengan batu. Kekacauan tersebut merupakan yang paling parah sejak Revolusi Islam Iran 1979. (sho/ddt)











































