"Rancangan untuk Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 1430 Hijriah mengalami kenaikan hanya pada komponen US dolar sebesar 38 US dolar, namun mengalami penurunan komponen rupiah sebesar Rp 401 ribu," kata Menteri Agama Maftuh Basyuni dalam rapat dengan DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2009) malam.
Rancangan tersebut telah disetujui oleh DPR. Dengan asumsi dolar bernilai Rp 10.500, maka kenaikan untuk komponen biaya dolar adalah Rp 399.000. Dikurangi penurunan pada komponen rupiah Rp 401 ribu, maka sepintas tidak terjadi kenaikan dan bahkan menurun.
Namun jika kita mempertimbangkan kenaikan kurs dolar, maka terjadi kenaikan ongkos haji yang cukup signifikan. Saat ini kurs dolar berkisar pada Rp 10.500, sedangkan tahun lalu patokan untuk biaya haji adalah Rp 9.500 per dolar.
Dengan mengkalkulasikan kenaikan kurs dolar, maka menurut anggota FPG Khumaidi, kenaikan ongkos haji mencapai sekitar Rp 3 juta.
Di embarkasi Jakarta misalnya. Ongkos 2008 adalah $US 3.430 plus RP 501 ribu. Dengan dolar senilai Rp 9.500, total biaya mencapai Rp 33.086.000.
Sedangkan ongkos 2009 adalah $US 3.444 ditambah Rp 100 ribu. Dengan asumsi dolar Rp 10.500, total biayanya mencapai 36.262.000.
"Ini bisa dikatakan terjadi kenaikan hampir semuanya Rp 3 juta," kata Khumaidi.
Namun Maftuh berharap kenaikan itu tidak terjadi. Dia mengatakan, pembayaran dilakukan setelah ada Keppres dari presiden, dan saat itu diharapkan dolar bernilai Rp 9.300.
Maftuh menerangkan, kenaikan untuk tiap embarkasi berbeda-beda. Namun secara rata-rata, kenaikannya untuk komponen dolar adalah US$ 38, sedangkan untuk rupiah penurunannya semua sama, yakni Rp 401 ribu.
"Jadi untuk tahun 1430 Hijriah, jamaah harus membayar US$ 3.426 (setara Rp 36,4 juta) plus Rp 100 ribu. Namun semuanya disesuaikan dengan embarkasi. Tapi hitungan itu belum termasuk kalau nanti harus menggunakan paspor internaisonal atau paspor hijau," terang Maftuh.
Sedangkan untuk ONH Plus, imbuh Maftuh, biayanya naik dari tadinya US$ 5.000 menjadi US$ 6.000. "Ini karena segala macam kebutuhan juga naik," tutur Mafuh. (sho/ndr)











































