Tips Menghindari Komplotan 'Ban Gembos'

Tips Menghindari Komplotan 'Ban Gembos'

- detikNews
Senin, 15 Jun 2009 18:41 WIB
Jakarta - Kejahatan dengan membohongi pengendara mobil guna menguras harta di dalam mobil sering terjadi di Jakarta. Dari mulut kepala gang api-api, Susanto (33), terlontarlah rahasia dapur gang ini.

"Kami hanya mengincar mobil berpenumpang tunggal. Tak peduli laki-laki atau perempuan," kata Susanto di Mapolsek Setiabudi, Jl Setiabudi Barat, Jakarta Selatan, Senin, (15/6/2009).

Jika syarat tersebut telah dipenuhi, maka terjadilah komunikasi di antara kawanan tersebut dengan pesan berantai via sms. Guna menghindari target operasi mereka, Susanto memberikan tips.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang pertama, jika turun mobil, pastikan kendaraan dalam posisi terkunci. Yang kedua, masukan barang berharga di dashboard. Ketiga, parkir di bengkel atau parkir parkiran bersatpam. Yang terakhir, kecoh balik kami dengan meninggalkan tas kosong di jok belakang. Karena kami sering dapat tas tapi isinya cuma kertas-kertas doang, he he he," katanya seraya ketawa lepas.

Bagi Susanto, di keroyok massa merupakan resiko, meski belum pernah. Dalam beberapa kali aksinya, dia sudah terbiasa diteriaki maling, meski tidak terkejar akibat gesitnya mengendarai sepeda motor.

"Kalau kagak mau kejebak, ya, jangan berhenti," pungkasnya.

(asp/irw)


Berita Terkait