"Kami hanya mengincar mobil berpenumpang tunggal. Tak peduli laki-laki atau perempuan," kata Susanto di Mapolsek Setiabudi, Jl Setiabudi Barat, Jakarta Selatan, Senin, (15/6/2009).
Jika syarat tersebut telah dipenuhi, maka terjadilah komunikasi di antara kawanan tersebut dengan pesan berantai via sms. Guna menghindari target operasi mereka, Susanto memberikan tips.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi Susanto, di keroyok massa merupakan resiko, meski belum pernah. Dalam beberapa kali aksinya, dia sudah terbiasa diteriaki maling, meski tidak terkejar akibat gesitnya mengendarai sepeda motor.
"Kalau kagak mau kejebak, ya, jangan berhenti," pungkasnya.
(asp/irw)










































