Keluarga Edwin Trauma Berlibur ke Puncak

Korban Moge Arogan

Keluarga Edwin Trauma Berlibur ke Puncak

- detikNews
Senin, 15 Jun 2009 12:48 WIB
Keluarga Edwin Trauma Berlibur ke Puncak
Jakarta - Penganiayaan yang dilakukan pengendara motor gede (moge) benar-benar membekas bagi keluarga Darmawan Edwin Sudibyo (51). Efek kejadian itu bahkan membuat mereka trauma pergi ke daerah wisata Puncak, Bogor.

"Anak-anak kalau jalan ke Puncak sudah ogah, tidak mau," kata mertua Edwin, Syahrul Malik (70), saat berbincang melalui telepon, Senin (15/6/2009).

Syahrul menuturkan, kebetulan saat ini Edwin dan istrinya sedang berada di luar kota sehingga tidak bisa memberikan keterangan. "Ya kita sedih dengan adanya peristiwa ini. Kenapa bisa begitu, sampai menghakimi," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa dugaan penganiayaan ini terjadi pada Minggu 24 Mei 2009, pukul 16.00 WIB. Saat itu polisi memberlakukan jalan satu arah (one way), namun tanpa sengaja mobil Nissan X-Trail milik Edwin menyenggol salah satu pengendara moge. Menurut Kanit Reskrim Polsek Cisarua Ipda Deden, saat one way menuju arah Jakarta dibuka memang semua melaju kencang. Tidak heran kemudian terjadi senggolan.

Saat itu pengendara moge meminta Edwin menepi dan kemudian memukul-mukul mobil Edwin. Edwin yang sempat membuka kaca pun lantas dipukul, hingga kemudian dia melapor ke polisi.

Saat peristiwa itu terjadi Edwin berada di dalam mobil bersama istrinya, Dian Fara yang tengah hamil, anaknya Akbar (14), Athaa (7), Raditya (4), dan Syahrul (70).

(ndr/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads